Kalau mau copy paste tulisan di blog ini mohon minta ijin dan menyertakan link penulis

Rabu, 26 Oktober 2016

Batu Pandan Suji ternyata adalah Man-Made Glass (Batu Kaca Buatan Manusia)

Pandan Suji glass
Batu Pandan Suji yang selama ini cukup terkenal dan dicari di pasaran batu mulia Indonesia ternyata adalah Man-Made Glass atau batu kaca buatan manusia. Bongkahan batu suji ternyata berasal dari limbah-limbah pabrik industri pengolahan emas, kaca, dll, salah satunya adalah hasil sampingan dari peleburan emas di Cikotok. Sampai saat ini masih terkenal adanya Zamrud Cikotok, batu zamrud imitasi dari bahan kaca.

batu akik pandan suji
Saat ini masih menjadi perdebatan antara pedagang dan kolektor batu ini dengan orang-orang yang sudah meneliti batu ini secara ilmiah. Banyak orang yang sudah membeli batu ini dengan harga mahal kecewa dengan hasil penelitian ini. Faktanya bahan baku pandan suji ternyata berasal dari pabrik-pabrik industri pengolahan yang telah disebutkan diatas.
Akan tetapi, kita juga harus lihat perkembangan pasar batu Suji ini. Mungkin hal ini bisa menjadi sesuatu yang unik, batu man-made glass tapi tetap diminati dengan harga tinggi. 
suji

Memang sangat meyakinkan ketika kita membeli bahan batu mulia, percaya bahwa bahan itu dari alam karena memegang dan melihat sendiri bahan itu. Inilah yang menyesatkan! Sebenarnya bahan batu sintetis juga bentuknya kristal menyerupai aslinya. Bahan batu imitasi juga seperti batu dari alam. Jadi memang harus berhati-hati dan mau belajar tentang seluk beluk batumulia.
suji langit glass
Batu lainnya yang masih diragukan keasliannya adalah batu Pandan Kapas, Pandan Sutera dan jenis Pandan dengan serat sisik lainnya. Batu ini asli chalcedony cuma ada treatment yang membuat batu ini mempunyai serat-serat seperti sisik. Dari pihak lab tidak yakin kalau chalcedony bisa mempunyai serat sisik alami seperti itu. Saya sendiri dari dulu belum pernah menemukan bahan alami batu pandan ini, kecuali bongkahan-bongkahan batu chalcedony yang sudah dibakar. Dan, ternyata banyak yang percaya kalau itu sisik dari alam. Mungkin yang sisik alami tidak bisa sesempurna sisik-sisik buatan. Isu ini menjadi sangat sensitif ketika banyak kolektor dan pedagang batu masih mempunyai batu pandan yang dibelinya dengan harga mahal, tentunya isu ini akan sangat menjatuhkan harga batu pandan. Tapi kalau kenyataan berkata seperti ini, resiko memang harus ditanggung.

11 komentar:

  1. Balasan
    1. Terinakasih, silahkan berkunjung kembali

      Hapus
  2. Udah lama juga gak komen di blog Mr. Galih, hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat datang kembali! Silahkan di kritisi tulisan2 saya..terimakasih

      Hapus
  3. Balasan
    1. Selamat datang mas Harries, silahkan komentarnya yang panjang..saya tunggu kedatanggannya lagi

      Hapus
  4. Artikel berani mengungkap kebenaran....ajibbbbbb...teruskan n lanjutkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih, kebenaran memang harus disampaikan

      Hapus

Silahkan menuliskan komentar anda, spam saya hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...