Saat ini dengan semakin banyaknya masyarakat umum yang ingin mengenal dan mengkoleksi berbagai macam jenis batu mulia membuka peluang batu-batu murah dengan warna menarik beredar di pasaran batu Indonesia. Banyak orang baru langsung terjun menjadi penjual batu mulia karena ikut tren barang yang baru laku terjual. Kebanyakan mereka belum terlalu paham seluk beluk dunia batu mulai treatment batu, batu sintetis dan imitasi, bahkan jenis batu mulia, jadinya mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang tidak mereka ketahui menyesatkan. Ada juga pedagang baru yang tidak tahu kalau batu yang mereka jual ternyata batu sintetis dan imitasi, atau pewarnaan seperti batu akik yang berwarna-warni di artikel ini. Ingat satu hal "ada harga pasti ada rupa" jadi jangan mudah terlena dengan barang berharga murah. Artikel ini akan membahas batu chalcedony dengan warna-warna yang tidak lazim, bagi yang sudah main batu mulia lama pasti sudah langsung mengerti. Namun, bagi pemula mungkin akan mudah terlena akan keindahannya.
Layout Stand IGLO EXPO 2015, 17- 20 September 2015
Pameran Batu Mulia IGLO EXPO 2015 setelah setahun lamannya ditunggu para kolektor batu mulia se-Indonesia akhirnya terwujud. Kesuksesan pada IGLO EXPO 2013 yang untuk pertama kalinya berhasil menyatukan dan mempertemukan pecinta batu mulia se-Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Dilanjutkan dengan kesuksesan IGLO EXPO 2014 yang makin mempererat dan mengangkat nama batu mulia ke masyarakat umum, sehingga menjadi booming seperti saat ini. Pameran Batu Mulia IGLO EXPO 2015 tentunya akan lebih besar dan megah dari tahun-tahun sebelumnya. Acara ini bukan hanya menjadi sebuah pameran melainkan wadah reuni dan berkumpulnya para pedagang dan pecinta Batu Mulia seluruh Indonesia.
Tidak dapat dipungkiri kalau tahun 2015 adalah tahunnya batu akik. Batu akik atau batu mulia mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Orang-orang mulai mencari dan memburu batu-batu akik untuk dikoleksi. Pedagang-pedagang batu akik dadakan pun jumlahnya meningkat drastis. Berbagai pameran, lomba batu mulia, dan even batu mulia pun digelar hampir tiap hari, diseluruh wilayah Indonesia. Batuan lokal yang dulu cuma seharga puluhan ribu rupiah saat ini harganya melejit menjadi ratusan ribu bahkan mencapai ratusan juta rupiah. Banyak yang memprediksi kalau booming batu mulia tahun 2015 ini akan menjadi angin lalu seperti booming tanaman Jemani dan ikan Louhan. Tapi banyak juga yang memprediksi ini cuma awal saja. Nantinya batu mulia akan menjadi salah satu investasi yang nilainnya tidak akan jatuh.
Mungkin ada yang belum pernah mendengar tentang batu ini. Ada juga yang cuma sering mendengar nama batu sintetis Cubic Zirconia. Atau cuma tahu tentang batu sintetis kecil-keci, batu tabur kecil sebagai penghias ikat batu. Tapi bila sudah menjadi penggemar batu mulia sejak lama nama batu ini pastinya sudah tidak asing lagi. Batu ini adalah Natural Zircon, batu alam asli bukan sintetis buatan pabrik / man-made gems. Batu yang sangat terkenal akan luster berliannya. Kilaunya hampir sama dengan kilau batu Intan, karena mempunyai indek bias yang cukup tinggi (diatas batu safir dan ruby) R.I. 1.78 sampai 2.01 mendekati batu Intan dengan R.I. 2.417.
Mengasah batu mulia bisa dilakukan dengan sangat sederhana dan mudah, tidak perlu peralatan yang berharga jutaan rupiah. Namun khusus untuk batu-batu dengan kekerasan diatas 8 skala moh memang butuh alat yang lebih memadai. Demonstrasi asah batu dalam video ini menggunakan batu Rose Quartz, jenis quartz dengan kekerasan 7 dalam skala moh. Tentunya batu chalcedony yang banyak terdapat di Indonesia masih bisa dengan mudah dikerjakan dengan alat ini. Untuk mendapatkan hasil asahan yang rata dan mengkilap diperlukan latihan yang keras, jadi jangan kecewa kalau asahan pertama kurang memuaskan. Artikel ini membahas peralatan yang dibutuhkan dan demonstrasi detail cara mengasah batu mulia. Untuk demonstrasinya cek video pengasahan batu mulia yang sudah saya unggah di youtube "How to Cut a Gemstone" https://youtu.be/JFIFE-hEjdM.